Entah sampai kapan aku harus menunggu. Menunggumu
untuk menjadi imam dalam sujudku. sejak fajar terbit setiap pagi aku
menunggumu. Hingga fajar telah menyingsing dan waktu subuh telah habis engkau
tak datang. Akhirnya harusku bersujud di detik2 terbitnya sans surya dengan
sendirian.
Aku berharap siang menjelang saat adzan dhuhur
dikumandangkan engkau datang untuk menjadi imam dalam sujudku. Entah mengapa
engkau juga tak datang sampai dhuhur berakhir yang membuat aku harus bersujud
diakhir waktu sendirian. Juga tak ada kabar yang mengisyaratkan
ketidakdatanganmu.
Setelah surya mulai memasuki sepenggalah menuju
ke peraduannya, aku sisakan tenaga untuk bersabar selalu berdoa agar engkau
bisa datang menjadi imam dalam sujud asharku. Dan setelah itu engkau melepas
lelah dan penat karena seharian harus bergelut dengan pekerjaan2 yang setia di
kantor. Apalah daya, ternyata hingga sang surya mau kembali ke peraduannya
engkau tak datang juga. harusku bersujud sendiri di akhir waktu lagi.
Oh... Mungkin engkau masih sibuk dengan
pekerjaan2mu yang selalu menunggu sentuhan mesramu. Pagi2 benar pekerjaan itu
telah menunggumu dengan setia. Saat siang menjelang seiring terik panasnya sang
surya, pekerjaan itu juga belum beranjak selesai. Sehingga tak sempat untuk
meluangkan waktu untuk menjadi imamku dalam sesaat.
Kalau pada waktu subuh, dhuhur dan ashar engkau
tak datang aku masih bisa memaklumi kemungkinan2 yang menjadi penyebab
ketidakdatanganmu. Tapi ketika magrib menjelang engkau tak datang, hatiku
gundah. Gelisahku selalu menemani setiap sang surya telah bersembunyi ke
peraduannya. Beribu tanyaku kenapa engkau tak datang? Adakah sesuatu telah
terjadi denganmu sehingga engkau tak akan datang?
Hingga datang waktu isya tak
ada kabar yang mengisyaratkan ketidakdatanganmu. Dan gelisahku pun mencapai
puncaknya. Kesabaranku entah telah bersembunyi di mana. Sekarang tinggallah
kepasrahanku pada Nya. Aku sudah dititik nadzir dalam berusaha.
Hanya sebuah keajaibanlah jika sampai engkau
menemuiku dan mau menjadi imam dalam sujudku. Dan semoga akan terjadi sebuah
keajaiban ini. Kekuatan doalah yang akan membuktikannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar