Senin, 22 Januari 2018

Cara mudah belajar menghafal Al-Quran

Memasuki usia tujuh tahun merupakan fase yang gampang-gampang susah untuk mengarahkan buah hati kita ke arah yang posotif. Rafa yang kini berusia tujuh tahun juga begitu. Kadang mendengar adzan tak perlu diingatkan dia sudah refleks langsung ambil sarung dan kopyah lalu berpamitan pergi ke masjid. Bahkan adzan subuh pun seringkali ia bangun dan segera beranjak ke masjid. Namun kadang ia malas bahkan sudah beberapa kali diajak beserta dikasih bonus.

Keadaan seperti itu tidak hanya kegiatan sholat kegiatan lainpun juga. Misal kegiatan mengaji menghafal surat-surat pendek juga begitu. Sering kali tanpa diminta ia melantunkan surat-surat pendek yang telah ia hafal. Kadangkala ia malas meskipun diberikan sebuah reward.

Belum menemukan ritme yang pas untuk melatih dan mengasahnya ke arah positif membuat kita sebagai bunda seringkali jengkel dan ingin memarahinya. Tanpa kita sadari saat kita marah malah banyak kesempatan jadi terlepas sehingga waktu berlalu begitu saja.

Sekarang baru saya sadari ketertarikan Rafa belajar saat santai sambil bermain kita melantunkan ayat-ayat dari Al Quran dan ia asyik mengikuti. Akhirnya selain setiap selesai shalat kusempatkan mengajak ia membaca Al Qur'an dan menirukan yang saya lantunkan untuk surat-surat baru yang belum ia hafal.

Mungkin cara ini sangat biasa namun akan jadi istimewa saat buah hati kita tergolong anak yang aktif. Dengan cara yang sederhana ini alhamdulillah Rafa sudah mampu melebihi teman-teman sebaya di sekolahnya. Dan ini menjadi motivasi tersendiri untuk Rafa